logo

KOORDINASI DAN MONITORING PELAKSANAAN BSPS TA 2020

3 views

DISPERKIMTA –  Jumat, 19 Juni 2020 dilaksanakan RAPAT KOORDINASI DAN MONITORING PELAKSANAAN BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA TA 2020 bersama tim Disperkimta, Tim Teknis dan Korfas Kabupaten/ Kota, bertempat di Aula Batan, Kelurahan Sidakaya Cilacap.

” Rapat ini dimaksudkan untuk mengkoordinasikan dalam rangka pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Cilacap 2020. Dengan tujuan agar kegiatan BSPS dapat berjalan lancar dan baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak ada penyimpangan dilapangan, ” demikian dikatakan Kepala Disperkimta Ir.Sujito, M.Si dalam sambutan rapatnya.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 07/PRT/M/2018 tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), menyebutkan definisi BSPS adalah Bantuan Pemerintah bagi MBR untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta PSU.
Pola Penanganan BSPS adalah :
• Berbasis Pemberdayaan Masyarakat
• Mengurangi RTLH dan backlog
• Mendukung Penanganan Kumuh
• Mendukung Program Sejuta Rumah
• Program Padat Karya Tunai

Ada dua type BSPS yaitu :
a) BSPS Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) dengan nilai Bantuan Rp. 17,5 juta / Unit;
b) BSPS Pembangunan Baru Rumah Swadaya (PBRS), dengan Bantuan Rp. 35 Juta/Unit.

– Informasi lokasi dan alokasi, ada 7 Kecamatan dan 14 Desa dan 1 Kelurahan , serta besarnya nilai bantuan BSPS : Rp. 17,5 Juta/Unit
– Mempertemukan Kordinator Fasilitator (ada 2 Orang yaitu Ibu Windri Esmiati dan Ibu Ginanti Wulandari) dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa
– Korfas Ibu Windri mengkoordinatori sebanyak 6 TFL (Tenaga Fasilitator Lapangan) yang mengampu 280 Unit, pada 7 Desa dan 1 Kelurahan, sedangkan Korfas Ibu Ginanti mengkoordinatori sebanyak 5 TFL yang mengampu 260 Unit pada 7 Desa.
– Pada kesempatan ini kami informasikan berdasarkan laporan dari KORFAS BSPS Progres Pelaksanaan dilapangan, Posisi kita saat ini TERCEPAT di Jawa Tengah dari 29 Kabupaten/Kota Penerima BSPS, dengan posisi 55,2 %, sehingga perlu dipertahankan dan ditingkatkan terus.


Adapun progres pelaksanaannya sbb dari 540 Unit:
Tahap T-1 (400 Unit) sudah serah terima buku tabungan, dan sebagian besar sudah selesai droping material tahap 1 dan 2, sedangkan untuk Tahap T-0 (140 Unit) persiapan serah terima buku tabungan, dan proses droping material.
Secara umum progres pelaksanaan dilapangan baik,
Untuk 0 % : 123 Unit (Perlu dipacu)
Untuk 0 – 30 % : 27 Unit
Untuk 30 % : 150 Unit
Untuk 30 % – <100 % : 232 Unit
Untuk 100 % : 8 Unit

Dalam pelaksanaan konstruksi dilapangan, mengingat saat ini sedang Pandemi Covid-19 maka agar semua yang terlibat baik Tim Teknis, Tukang, dan Pendukung lainnya TETAP MEMPERHATIKAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM rangka pencegahan penyebaran Covid-19.


Dalam perkembangannya PPK Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Semen Indonesia melakukan pelatihan tukang di Karangpucung, hari Rabu, 17 Juni 2020, dan di Karangkemiri, hari Kamis, 18 Juni 2020.
Mohon Bantuannya kepada Camat dan Kades/Lurah serta Tim Teknis lainnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan BSPS dilapangan.
TINDAK LANJUT dari pertemuan ini adalah akan dilakukan Monitoring dan Evaluasi ke Desa / Kelurahan dengan jadwal yang sudah disusun mulai tgl 24 Juni 2020 dan surat dalam proses penandatanganan sekda,
Dan Mohon bantuannya untuk pelaksanaan kegiatan ini dilapangan.


Comments are closed.

RSS
Follow by Email